Breaking News

Klik aja

Saturday, December 17, 2016

Conte Ingin Datangkan Laxalt

Antonio Conte ingin mendatangkan gelandang Genoa, Diego Laxalt, ke Chelsea, menurut agen sang pemain.

Sosok berumur 23 tahun bergabung dengan Inter dari Defensor Sporting di 2013, namun ia lantas di pinjamkan ke Bologna, Empoli, dan Genoa di tiga musim terakhir, dan kemungkinan akan di beli permanen di akhir musim.

Winger kiri Uruguay, yang juga bisa bermain sebagai bek sayap, tampil konsisten di bawah asuhan Ivan Juric musim ini, dan tampil di 15 pertandingan Seria A musim ini.

Namun demikian, agen Laxalt, Vincenzo D'Ippolito, mengatakan bahwa ia bisa jadi pindah di akhir musim, dan mungkin akan datang ke Stamford Bridge.

"Ada banyak klub yang sudah mengamati dirinya. Fiorentina sudah melihatnya untuk waktu yang lama, mereka juga ingin membelinya pada musim panas lalu, namun juga ada permintaan dari Premier League".

"Conte sudah mengamati Laxalt ketika dia di Italia dan ia akan dengan senang hati mendatangkan Laxalt ke Chelsea sekarang".

Read more ...

Thursday, December 8, 2016

Menyingkirkan the Baggies

Setelah memperpanjang laju tak terkalahkan di kandang dengan mengalahkan Everton dan Tottenham Hotspur bulan lalu, Chelsea akan berusaha melanjutkan rentetan kemenangan itu saat menjamu West Brom di Stamford Bridge akhir pekan ini.
Kami sudah tidak terkalahkan dari the Baggies sebanyak 13 laga di liga, dibanding 27 dari Spurs dan 22 dari Everton.
Jika kemenangan terakhir the Toffees di Stamford Bridge diraih pada 1994, sementara Spurs pada 1990, kita harus kembali lebih dari 38 tahun yang lalu, ke 30 September 1978 untuk mendapati kemenangan terakhir West Brom di kandang kita, menang 3-1 di musim di mana mereka finish diperingkat tiga dan kita di papan bawah Divisi Satu lama.
Berikut lima laga lain yang menjadi bagian dari laju sukses kami sejak hari itu.

2002/03

Pertemuan pertama kami dengan the Baggies terjadi pada Oktober 2002, ketika mereka kembali ke divisi utama setelah absen selama 16 tahun. Laga itu merupakan laga tandang yang memuaskan bagi the Blues, terbukti, setelah menit ke-30, Emmanuel Petit mengirim umpan ke Jimmy Floyd Hasselbaink yang dikonversi menjadi gol kemudian tembakan pemain asal Belanda itu di menit 54 diblok bek lawan dan jatuh ke Graeme Le Saux yang tak menyia-nyiakannya untuk mencetak salah satu dari 16 gol yang diciptakannya untuk klub. Kemenangan 2-0 itu menjadi awal dari rententan lima kemenangan kandang beruntun yang akhirnya membantu kami untuk finish di urutan empat klasemen sekaligus mengamankan tempat di Liga Champions.

2005/06

Setelah mengawali perjalanan mempertahankan gelar Premier League pada Agustus 2005 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Wigan dan Arsenal, the Blues menghajar tim tamu West Brom. Michael Essien menjadi starter untuk kali pertama bagi Chelsea tapi adalah Frank Lampard yang menjadi bintang malam itu, yang menyambut kelahiran anak pertamanya dua hari sebelum pertandingan, dengan mencetak gol pertama dan terakhir, yang diselingi dengan gol Joe Cole dan Didier Drogba. Itu adalah kemenangan ketiga dari sembilan kemenangan beruntun di awal musim yang berakhir dengan mahkota juara liga lagi.

2010/11

Usai mencetak hattrik kala mengalahkan Wigan 8-0 untuk menyegel gelar juara Premier League di hari terakhir musim sebelumnya, Didier Drogba mengawali musim 2010/11 dengan catatan yang sama, saat menghancurkan West Brom, yang baru saja promosi, dengan skor 6-0. Setelah Florent Malouda sukses memecah kebuntuan di menit keenam, pemain asal Pantai Gading itu membobol gawang lawan lewat sebuah tendangan bebas jarak jauh jelang turun minum. Gol ditambah oleh Frank Lampard dan Malouda yang mencetak gol keduanya di masa perpanjangan waktu.

2013/14

Satu-satunya laga di mana kami nyaris kalah dari the Baggies di liga di Stamford Bridge sejak 1978 adalah pada November 2013, ketika mantan bek dan pelatih the Blues Steve Clarke nyaris menaklukkan mantan klubnya dengan strateginya. Chelsea sempat unggul lewat Samuel Eto'o di babak pertama tapi dua gol di babak kedua dari Shane Long dan Stephane Sessegnon membuat tim tamu unggul 2-1 hingga akhirnya the Blues mendapat hadiah penalti di penghujung masa perpanjangan waktu. Eden Hazard dengan dingin mengeksekusi tendangan penalti itu meski tekanan besar berada di pundaknya. Ia sekaligus mempertahankan rentetan tak terkalahkan the Blues.

2014/15

West Brom tentu tidak nyaman ketika menyambangi Stamford Bridge pada November 2014 untuk menghadapi Chelsea yang sedang tak terkalahkan di 11 laga dan memenangi lima laga kandang pertama. Rentetan kemenangan kandang itu diperpanjang menjadi enam kali ketika Diego Costa membuka skor di menit ke-11 usai menerima umpan silang Oscar dengan dadanya lalu menyelesaikannya dengan tembakan voli. Kemudian, Eden Hazard bergerak cepat untuk menyambar tendangan bebas Fabregas di menit ke-25 untuk mengunci kemenangan 2-0 the Blues. The Blues tampil sangat dominan di laga itu meski Ben Foster tampil heroik untuk mencegah gawangnya kebobolan lebih banyak lagi. 
Read more ...

Monday, December 5, 2016

Terkait Tim Calon Juara, Karius Tak Sebutkan Man United dan Tottenham

Premier League musim 2016/17 memang sangat ketat. Tim-tim di papan atas memiliki selisih poin yang sangat tipis dan tiap pekan bisa saja pemimpin klasemen berganti.

Chelsea, Liverpool, Manchester City, dan Arsenal bisa dianggap sebagai tim paling konsisten saat ini. Tapi, terpeleset sedikit saja bisa mengubah keadaan.

Menarik ketika kiper Liverpool, Loris Karius, mengungkapkan pendapatnya soal calon juara di Premier League. Dia sama sekali tak menyebut Manchester United dan Tottenham Hotspur.

"Chelsea, Man City, Arsenal, dan kami adalah calon juara Premier League. Empat tim yang akan berduel hingga akhir nanti," jelasnya kepada ​Kicker.

Derby County v Liverpool - EFL Cup Third Round

"Banyak yang menganggap Man City adalah favorit karena ada Guardiola. Tapi, Chelsea berada dalam performa brutal di beberapa laga terakhir dan sangat mengerikan."

Karius menganggap laga-laga antar tim papan atas akan sangat menentukan nantinya. Dia pun tak mau terlalu jemawa akan kebangkitan Liverpool di musim ini. 

"Itu menjadi mimpi kami, tapi musim masih panjang. Lagipula memenangi liga bukan target utama tim," ungkapnya.

"Karena jika itu adalah targetnya, finis peringkat dua akan sangat mengecewakan. Target kami tetap bermain di Champions League musim depan."

Read more ...

HASIL POLLING : Antonio Conte Pelatih Terbaik Eropa November

Pelatih Chelsea Antonio Conte mempertahankan predikat pelatih Terbaik Eropa setelah kembali mencuat sebagai yang teratas dalam polling untuk November.

Setelah membawa The Blues meraih hasil sempurna pada Oktober, pelatih asal Italia tersebut kembali mengulang prestasi yang sama di bulan November, dengan melibas Everton lima gol tanpa balas, mencuri tiga angka di markas Middlesbrough dan terakhir memberi kekalahan perdana musim ini di EPL untuk Tottenham.

Rentetan hasil maksimal itu membuat Chelsea kini bertengger di posisi puncak klasemen sementara, mengungguli rival seperti Manchester City, Liverpool dan juga Arsenal.

Maka tidak mengejutkan, mantan Arsitek Juventus dan timnas Italia tersebut merengkuh dari setengah total suara, atau tepatnya sebesar 61 persen.

Pesaing terberat Conte adalah pelatih Real Madrid Zinedine Zidan yang membawa Los Blancos meraih gelar gemilang sepanjang bulan lalu, namun manajer asal Perancis itu hanya mampu mengumpulkan 29 persen suara.

Menyusul di urutan ketiga adalah bos Leipzig Ralph Hassenhutl dengan tujuh persen, diikuti allenatore Atalanta Gian Piero Gasperini (2%) yang juga masuk nominasi bulan lalu, serta entrenador PSG Unai Emery (1%).
Read more ...

Saturday, November 19, 2016

Pelatih Middlesbrough : Chelsea Calon Juara Musim Ini




Manajer Middlesbrough, Aitor Karanka meyakini bahwa Chelsea adalah kandidat meraih titel Liga Inggris musim ini. Hal tersebut ia ungkapkan dalam sesi wawancara jelang laga timnya kontra Chelsea akhir pekan ini.

Setelah tampil tak konsisten di awal musim dan masih mencari formasi yang pas, Chelsea mulai tampil nyaman sebulan terakhir berkat skema 3-4-3 yang di terapkan Antonio Conte.

"Saya terkesan dengan mereka," kata Karanka memuji Chelsea.

"Manajer mereka telah beradaptasi ke liga dengan sangat baik, dan dalam beberapa bulan ia membawa timnya ke posisi dua klasemen. Itu menunjukkan mereka adalah tim yang benar benar konsisten," tambah mantan pemain Athletic Bilbao itu.

Karanka yang juga pernah menjadi assisten Jose Mourinho di Real Madrid, juga berpendapat bahwa absen di kompetisi Eropa musim ini justru menguntungkan The Blues karena tampil banyak di kompetisi harus membutuhkan banyak tenaga dan konsistensi.
Read more ...

Puyol : Jika Memiliki Kesempatan, Saya Ingin Jadi Pemain Milan





Bukanlah sebuah hal yang tabu bahwa sebagian hati kapten legendaris Barcelona, Carles Puyol seorang tifosi AC Milan.

Dalam satu kesempatan baru baru ini, dirinya mengungkapkan bahawa Rossoneri akan tetap menjadi tim keduanya setelah Barca.

Bahkan kini Puyol memaparkan bahwa dirinya sempat memiliki impian menjadi pemain klub yang di juluki Diavolo itu. Bila saja dulu Barca niat untuk melepas sang kapten, maka sosok pria 38 tahun itu bisa saja hijrah ke San Siro.

"Kenapa saya terus membela Barcelona sepanjang karir ? karna saya tak punya alasan untuk pergi." kata puyol, seperti yang di kutip dari Extra Time.

"Apalagi Barca merupakan klub yang sangat sukses di periode saya bermain. Namun jika saya punya kesempatan pindah ke klub lain, saya akan memilih Milan.

"Dengan situasi yang ada kini, saya sungguh berharap Milan bisa kembali ketempat seharusnya di Eropa," tandasnya.
Read more ...

Conte raih penghargaan manajer terbaik bulanan


Antonio Conte terpilih sebagai Manajer Terbaik Barclays Bulan Oktober setelah membawa pasukannya meraup poin maksimal tanpa kebobolan selama sebulan.

Orang Italia itu (gambar di atas dengan penghargaannya) berhasil menyisihkan manajer Stoke Mark Hughes, Jurgen Klopp (Liverpool), Arsene Wenger (Arsenal) usai membawa The Blues melalui bulan ini dengan brilian.

Conte mendapat credit yang luar biasa atas peningkatan performa timnya setelah mengubah formasinya menyusul dua hasil mengecewakan pada September.

Setelah bereksperimen dengan formasi 3-4-3 di babak kedua ketika kalah dari arsenal, formasi tersebut pertama kali diimplementasikan sejak awal laga ketika mengalahkan Hull City 2-0 bulan lalu.

Conte, yang terpilih sebagai Pelatih Terbaik Tahunan Serie A selama tiga tahun berturut-turut selama menangani juventus, terlihat senang saat menerima penghargaan individu pertamanya di inggris, dan ia mendedikasikan penghargaan itu untuk tim.

"Ini penhargaan pertamaku, ini sebuah kehormatan besar dan aku ingin membagikannya dengan para pemain dan klub," kata Conte kepada situs resmi Chelsea.

"Sekarang penting untuk melanjutkan dan mempertahankan penampilan kami. Setelah jeda internasional tidaklah mudah untuk memulai dari awal lagi tapi kami harus mengikuti cara kami dan bekerja sangat keras."

Perubahan taktik pada Oktober memberikan peningkatan performa pada level berikutnya, dimana juara Leicester City dan Manchester United dikalahkan dengan skor meyakinkan di Stamford Brigde.

Di laga Premier League terakhir kami bulan lalu, kami sukses mengalahkan Shouthampton yang sedang tampil apik di St. Mary's Stadium, dimana pasukan Conte menyuguhkan penampilan yang penuh percaya diri, mantap, dan menang 2-0 berkat gol-gol keren Eden Hazard dan Diego Costa.

Yang membuat hasil hasil pada Oktober semakin Impresif adalah kesuksesan kami dalam mengombinasikan kesolidan pertahanan dengan permainan yang mengalir dan ekspansif yang menghasilkan 11 gol tanpa balas.

Read more ...
Designed By